Kamis, 22 Desember 2022

P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Projek ini merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka.Adapun tahapan P5 diawali dengan memahami P5, kemudian menyiapkan ekosistem sekolah, mendesain projek P5, mengelola P5, mendokumentasikan serta melaporkan hasil P5, dan yang terakhir adalah evaluasi dan tindak lanjut P5.

Berikut penjelasan mengenai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagaimana dirangkum dari artikel resmi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

P5 adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia.


Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila.


Kompetensi P5 memperhatikan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh, baik faktor internal atau faktor eksternal. Adapun contoh faktor internal yang diperhatikan adalah ideologi, sementara contoh dari faktor eksternal adalah tantangan di era digital.



P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif. serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan.


Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.


Sementara Profil Pelajar Pancasila mendukung visi tersebut dengan menjadikan Pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.


Prinsip P5
Berikut beberapa prinsip P5

1. Holistik
Adalah prinsip yang memandang segala sesuatu secara keseluruhan atau terpisah-pisah.


Kerangka berpikir holistik yang ditanamkan dalam P5 akan mendorong peserta didik untuk mempelajari tema dan materi secara keseluruhan dan memahami persoalan secara mendalam.


Karenanya, setiap tema dalam P5 cenderung menjadi wadah dari berbagai perspektif dan konten pengetahuan secara terpadu.


Prinsip holistik juga memotivasi peserta didik agar dapat melihat koneksi yang bermakna antar komponen dalam pelaksanaan P5, seperti peserta didik, pendidik, dan sebagainya.


2. Kontekstual
Kontekstual adalah prinsip yang berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.


Prinsip ini memotivasi pendidik dan peserta didik agar dapat menjadikan lingkungan dan realitas kehidupan sebagai bahan utama pembelajaran.

Satuan pendidikan berperan sebagai penyelenggara kegiatan projek profil harus membuka ruang dan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat bereksplorasi di luar lingkup satuan pendidikan.

3. Berpusat Pada Peserta Didik
Prinsip selanjutnya adalah prinsip yang menjadikan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang aktif.


Dengan prinsip ini, diharapkan pendidik dapat mengurangi peran sebagai aktor utama dalam kegiatan belajar mengajar.


P5 menjadikan pendidik sebagai fasilitator pembelajaran yang memberikan banyak kesempatan bagi peserta didik untuk bereksplorasi dari dorongan diri sendiri sesuai kondisi dan kemampuannya.


4. Eksploratif
Prinsip eksploratif adalah prinsip yang berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang bagi proses pengembangan diri dan inkuiri, baik terstruktur ataupun bebas.


P5 memiliki area eksplorasi yang luas dari segi jangkauan materi peserta didik, alokasi waktu, dan penyesuaian dengan tujuan pembelajaran.


Prinsip eksploratif juga berupaya mendorong peran P5 untuk menggenapkan dan menguatkan kemampuan yang didapatkan peserta didik dalam peserta didikan intrakurikuler.



Manfaat P5
P5 memberikan ruang bagi seluruh anggota satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan profil pelajar Pancasila. P5 memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi setiap pihak.


Manfaat bagi Satuan Pendidikan:


Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.


Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.

Manfaat bagi Pendidik:

Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila.


Merencanakan proses pembelajaran projek profil dengan tujuan akhir yang jelas.

Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.


Manfaat bagi Peserta Didik:


Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila.


Merencanakan proses pembelajaran projek profil dengan tujuan akhir yang jelas.


Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.



Demikian penjelasan mengenai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), manfaat dan tujuannya.
 


 Sumber :

Jumat, 14 Februari 2020

PENANAMAN TOGA ( KELAS 4)
SDN 1 JATIPRAHU
Pengertian Tanaman obat adalah Jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat dan dipergunakan untuk penyembuhan ataupun maupun mencegah berbagai penyakit, berkhasiat obat sendiri mempunyai arti mengandung zat aktif yang bisa mengobati penyakit tertentu atau jika tidak memiliki kandungan zat aktif tertentu tapi memiliki kandungan efek resultan / sinergi dari berbagai zat yang mempunyai efek mengobati.
Penggunaan tanaman obat sebagai obat bisa dengan cara diminum, ditempel, dihirup sehingga kegunaannya dapat memenuhi konsep kerja reseptor sel dalam menerima senyawa kimia atau rangsangan.

Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat, baik yang sengaja ditanam maupun tumbuh secara liar. Tumbuhan tersebut digunakan oleh masyarakat untuk diracik dan disajikan sebagai obat guna penyembuhan penyakit.

Tumbuhan obat merupakan salah satu ramuan paling utama produk-produk obat herbal. Tanaman obat adalah bahan yang berasal dari tanaman yang masih sederhana, murni, belum diolah. tumbuhan obat adalah: Tanaman atau bagian tumbuhan yang digunakan menjadi bahan obat tradisional atau obat herbal, bagian tanaman yang dipakai untuk bahan pemula bahan baku obat. 

Tanaman atau bagian tanaman yang diekstraksi dan ekstrak tumbuhan tersebut dipakai sebagai obat. Tanaman obat adalah obat tradisional yang terdiri dari tanaman-tanaman yang mempunyai khasiat untuk obat atau dipercaya mempunyai khasiat sebagai obat. Di mana khasiatnya diketahui dari hasil penelitian dan pemakaian oleh masyarakat.

Jenis-jenis Tanaman Obat

Disekeliling tempat tinggal kita banyak tumbuh jenis tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan manusia, karena itu masyarakat bisa  mengusahakan sendiri untuk mencoba menanam tanaman tersebut di pekarangan. Contohnya seperti jenis tanaman sayur-sayuran, tanaman obat-obatan dan tanaman buah-buahan yang bisa secara langsung beguna bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. 
Ketika membudidayakan berbagai tanaman dalam rangka mewujudkan apotik hidup yang dapat dikembangkan pada lahan-lahan pekarangan rumah atau dalam mengembangkannya pada sebidang tanah yang khusus diperuntukkan tanaman-tanaman yang dapat digunakan untuk dikonsumsi, seperti sayur, buah-buahan atautanaman yang berkhasiat obat-obatan, tanaman ini perlu pengelolaan yang baik supaya memberikan hasil yang baik pula, baik itu untuk sendiri ataupun yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai obat-obatan. 

Jenis tanaman yang berkhasiat obat antara lain adalah:“gandarusa, daun ungu, kembang coklat, pegagan, tapak dara, pepaya, greges otot, peria, cocor bebek, jarak parak, gedung hitam, kayu Aceh, tebu hitam, iler, kumiskucing, kacar, jambu biji, kayu usin, pandan wangi, lomba, brotoli, serei, ginseng,rimbang, kayu gambir, bangle, rimbang, jerango, temu lawak, kunyit, lempunyang,lengkuas, dan jahe”

Manfaat Tanaman Obat

Banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh komunitas dengan adanyatumbuhan obat. Tanaman obat dapat dibudidayakan berbagai jenis tumbuhan seperti,tumbuhan obat-obatan, tumbuhan hias seperti bunga dan berbagai jenis sayur mayur dan tumbuhan buah-buahan. Bahkan tumbuhan obat-obatan dapat dimanfaatkan menjadiobat kuno bagi komunitas.Meskipun kemajuan dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan terus berkembang pesat, namun penggunaan tumbuhan menjadi obat kuno olehkomunitas terus meningkat dan perkembangannya terus semakin maju. Hal ini dapat dilihat terpenting dengan semakin banyaknya obat kuno dan jamu-jamu yang beredar di komunitas yang diolah oleh industri-industri. ada beberapa manfaat tumbuhan obat seperti:

1.  Menjaga kesehatan. Fakta keampuhan obat kuno dalammenunjang kesehatan telah terbukti secara empirik, penggunaannyapunterdiri dari berbagai lapisan, mulai anak-anak, remaja dan orang lanjut usia. 

2. Memperbaiki status gizi komunitas. Banyak tumbuhan apotik hidup yang dapat dimanfaatkan untuk perbaikan dan peningkatkan gizi,seperti: kacang, sawo dan belimbing wuluh, sayur-sayuran, buah-buahansehingga kebutuhan vitamin akan terpenuhi.

3.    Menghijaukan lingkungan, meningkatkan penanaman apotik hidup salah satu cara untuk penghijauan lingkungan tempat tinggal.

4. Meningkatkan pendapatan komunitas. Penjualan hasil tumbuhanakan menambah penghasilan keluarga.Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa tumbuhan pekarangan rumah selaindapat digunakan untuk peningkatan gizi keluarga, juga menjadi pelestarian lingkungandan meningkatkan pendapatan komunitas. 
   
Untuk itu pembudidayaan tumbuhan yang bermanfaat bagi kehidupan komunitas perlu
dilestarikan dengan baik, Seperti yang dilakukan oleh murid kelas 4 
di sekolah SD Negeri 1 Jatiprahu


Referensi :
  1. http://pengertiantanamanobat.blogspot.com/pengertian-tanaman-obat-jenis-dan.html


PEMBUATAN SEDERHANA PENJERNIHAN AIR DARI IJUK




 PEMBUATAN SEDERHANA 
PENJERNIHAN AIR DARI IJUK
( KELAS 5 )


 ALAT DAN BAHAN :



  • Ijuk



  • Pasir halus



  • Batu alam



  • Kerikil



  • Arang dari batok kelapa



  • Sabut kelapa 
    Setiap bahan yang diperlukan tentu memiliki kegunaannya masing-masing, misalnya:




    • Sabut kelapa, batu kerikil dan batu alam berguna untuk memfilter kotoran-kotoran berukuran besar seperti lumut, daun, atau hewan.



    • Ijuk dan arang sangat efektif untuk meminimalisir aroma tak sedap dan polutan di dalam air.

Proses Pembuatan 

Potong ujung botol aqua seperlunya

    • Image
      Masukkan spons yang sudah disiapkan ke dalam botol bekas yang sudah di potong ujungnya






      •  

         

         

        • lalu masukkan ijuk kedalam aqua

         

         

         

         

         

         

         

         

         

         

         

        • masukkan lagi arang dan sabut kelapa diatasnya tahap terakhir

           

           

           

           

           

           

           

           

           

           

           

  • kemudian masukkan kerikil 

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

      

     

    • kemudian filter penjernihan air siap di coba.......

Hasil Akhir

Selasa, 11 Februari 2020

AKSI GERAKAN SEJUTA POHON DI LMDH JATI WONOAGUNG DESA JATIPRAHU


AKSI GERAKAN SEJUTA  POHON 
DI LMDH JATI WONOAGUNG DESA JATIPRAHU 

10 Januari 2020



Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2017 memiliki hutan dengan luas 133.300.543 hektare.
Keberadaan hutan memiliki banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan langsung maupun tak langsung oleh makhluk hidup di seluruh dunia.
Kegiatan Reboisasi untuk Hutan yang Lebih Baik
Meskipun begitu, masih saja ada oknum tidak bertanggungjawab yang mengeksploitasi hutan untuk kepentingan pribadinya tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi.
Berdasarkan data dari Global Forest Resources Assesment (FRA), Indonesia berada di posisi kedua yang mengalami kehilangan hutan tertinggi setiap tahunnya setelah Brasil.
Pembalakan liar, kebakaran hutan, perambahan hutan, dan alih fungsi hutan merupakan contoh kegiatan yang menyebabkan Indonesia kehilangan hutan seluas 684.000 hektare setiap tahunnya.
Reboisasi merupakan salah satu solusi dari hilangnya hutan di Indonesia dengan melakukan penanaman hutan yang baru pada wilayah-wilayah yang mengalami kehilangan tutupan lahan hutan.

1. Pengertian Reboisasi

Sesuai dengan namanya, reboisasi berasal dari kata “re” yang berarti kembali sehingga pengertian reboisasi adalah suatu usaha yang dilakukan untuk memperbaiki lahan terdegradasi dan terdeforestasi dengan cara penanaman pohon kembali di dalam kawasan hutan.
Dalam bahasa Inggris pengertian reboisasi dikenal sebagai reforestation.
Definisi reboisasi menurut KBBI adalah penanaman kembali hutan yang telah ditebang atau gundul.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2002 menyebutkan reboisasi adalah upaya penanaman jenis pohon hutan pada kawasan hutan rusak yang berupa lahan kosong, alang-alang, atau semak belukar untuk mengembalikan fungsi hutan.
Wilayah yang dimaksud dapat berupa hutan yang telah rusak atau areal non-hutan yang dapat dijadikan hutan. Adapun peraturan yang menjadi dasar hukum dalam reboisasi ini diatur dalam UU No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan pasal 41.


 Manfaat Reboisasi

  1. Mencegah terjadinya erosi tanah yang bisa disebabkan oleh angin dan juga air hujan yang berturut-turut.
  2. Melestarikan kesuburan tanah yang bisa dijadikan sebagai lahan pertanian.
  3. Menjaga struktur tanah agar tidak rusak.
  4. Menjaga keanekaragaman satwa agar tetap lestari.
  5. Membuat udara tetap bersih dan sehat terutama bagi makhluk hidup yang ada di bumi.
  6. Membuat tanah tetap kokoh sehingga risiko tanah longsor bisa dihindari.
  7. Mengurangi efek dari pencemaran udara dan global warming.
  8. Melestarikan Sumber Daya Alam atau SDA yang sudah ada di hutan tersebut dan bisa digunakan sebagai peningkat produktivitasnya.
Pengertian dan Manfaat Reboisasi Sudah sepantasnya kita memiliki kepedulian terhadap penghijauan dan reboisasi yang ada Di Indonesia. Terutama saat ini banyak sekali bencana alam yang disebabkan oleh ulah tangan manusia seperti banjir, tanah longsor dan masih banyak lagi lainnya. Selain melakukan reboisasi, masyarakat dituntut untuk melakukan penghijauan di halaman rumahnya sendiri dan melakukan tebang pilih agar hutan terhindar dari kegundulan. Semoga pengertian dan manfaat reboisasi yang telah dijelaskan diatas bermanfaat bagi Anda.


Sumber Referensi :
  1. https://foresteract.com/reboisasi/ 
  2. https://dlh.semarangkota.go.id/pengertian-dan-manfaat-reboisasi-yang-wajib-anda-ketahui/

Selasa, 22 Oktober 2019

Lomba Kepramukaan dalam mengisi Kegiatan Tengah Semester (KTS)

 Lomba Kepramukaan Tahun 2019

dalam mengisi Kegiatan Tengah Semester (KTS)
Robert Stephenson Smyth Baden-Powell atau yang lebih dikenal dengan Lord Baden-Powell adalah orang yang pertamakali mempelopori gerakan Pramuka atau kepanduan (Boy Scout). Ia adalah seorang mantan tentara asal Inggris yang sejak kecil sangat menyukai kegiatan di luar ruangan (outdoor).
Kebiasaannya merangkum pengalaman dalam latihan kepanduan menghasilkan sebuah buku yang berjudul Scouting for Boys. Robert Baden-Powell kemudian mendiringkan suatu organisasi kepanduan khusus perempuan.
Pada tahun 1918 ia mendirikan organisasi Rover Scout untuk penegak (usia 16-20 tahun). Kegiatan organisasi ini dan juga buku panduannya akhirnya mendapat perhatian di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Bagaimana Sejarah Pramuka Indonesia?
Perkembangan Pramuka Indonesia terjadi pada tiga periode, yaitu mulai dari masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, dan pasca kemerdekaan Indonesia.
Gerakan Pramuka Indonesia lahir pada tahun 1961, merujuk pada Keppres RI No. 112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka.
Organisasi kepanduan ini kemudian diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada 14 Agustus 1961, tak lama setelah Presiden RI memberikan anugrah Panji Gerakan Pramuka melalui Keppres RI Nomor 448 Tahun 1961.
Sejak saat itu, tanggal 14 Agustus dianggap sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka dan diperingati setiap tahun hingga saat ini.

Tujuan Kepramukaan

Pada dasarnya kegiatan Kepramukaan memiliki tujuan untuk melatih generasi muda agar memaksimalkan setiap potensi yang ada di dalam dirinya, baik itu intelektual, spiritual, sosial, dan fisik.
Mengacu pada pengertian Pramuka di atas, adapun tujuannya adalah sebagai berikut;
  1. Membentuk karakter/ kepribadian dan akhlak yang mulia para generasi muda.
  2. Menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa di dalam diri generasi muda.
  3. Menggali potensi diri dan meningkatkan keterampilan para generasi muda sehingga menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakta dan negara.

    Fungsi Pramuka


Dalam proses pencapaian tujuan kegiatan Kepramukaan, ada beberapa fungsi Pramuka yang harus dilaksanakan, yaitu;

1. Kegiatan Bagi Generasi Muda

Setiap generasi muda membutuhkan kegiatan yang menyenangkan dan sekaligus mendidik agar mereka menjadi individu yang lebih baik. Kegiatan tersebut harus menghibur, menyenangkan, mempunyai tujuan, sehat, dan terarah.

2. Pengabdian Bagi Orang Dewasa

Bagi orang dewasa, kegiatan Pramuka merupakan suatu tugas yang diemban dengan iklas, kerelaan, dan pengabdian. Melalui kegiatan Pramuka inilah orang dewasa dapat membaktikan dirinya secara sukarela demi untuk mencapai tujuan Kepramukaan.

3. Alat Bagi Organisasi dan Masyarakat

Dalam perkembangannya, Pramuka memiliki peran sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan/ tujuan masyarakat dan organisasi Kepramukaan. Artinya, setiap kegiatan Pramuka dalam bentuk latihan berkala adalah suatu upaya untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai, baik masyarakat maupun organisasi.

Prinsip Dasar Kepramukaan

Dalam pelaksanaan kegiatan Gerakan Pramuka harus berlandaskan pada prinsip-prinsip dasar berikut ini:
  • Keimanan dan takwa terhadapa Tuhan Yang Maha Esa.
  • Rasa perduli akan tanah air dan bangsa, sesama manusia, dan alam sekitarnya.
  • Rasa perduli dan tanggungjawab terhadao diri sendiri.
  • Patuh dan taat pada kode kehormatan Pramuka.

 Kegiatan Lomba Kepramukaan

KIM


Kim adalah suatu jenis permainan yang ditemukan oleh Baden Powell yang diambil dari sebuah ceritanya dari buku Scouting For Boys. Tentang seorang anak laki-laki cerdas bernama Kimball O’Hara, anak anak seorang sersan dari Resiman Irlandia yang ditugaskandi India. Orang tua Kim (panggilan namanya) meninggal ketika Kim masih sangat kecil. Kemudian Kim tinggal bersama salah seorang bibinya.
Bentuk permainan Kim :
1.          Kim Lihat :
            a.       Melihat beberapa benda sesaat, kemudian mencoba mengingatnya kembali.
            b.       Membedakan warna-warna.
            c.       Mengingat beberapa macam benda/ barang yang hampir sama dan sebagainya.

2.          Kim Cium :
a.       Bumbu-bumbu
b.       Wewangian
c.       Bunga-bunga
d.       Buah-buahan.
e.       Obat-obatan dsb

3.          Kim Raba :
a.       Meraba / memegang berbagai benda dan mencoba mengingat dan menyebutkan apa nama yang dipegangnya itu
b.       Benda-benda tersebut dapat dimasukan ke dalam kantung tertutup atau mata kita yang ditutup dengan kain.

4.          Kim Rasa :
             Hampir sama dengan kim cium, hanya lidah yang lebih berperan merasakan manis, asam, pahit, dari 

             berbagai buah-buahan atau bumbu-bumbu.
5.          Kim Dengar :
a.       Mendengarkan berbagai bunyi-bunyian
b.       Membedakan berbagai suara alat music
c.       Membedakan beberapa  peristiwa /kegiatan dari suara yang didengarnya. Seperti :
1.       Suara kayu digergaji
2.       Suara pintu dibuka atau tertutup
3.       Suara orang berjalan

          6.          Kim Kombinasi :
          Gabungan dari berbagai macam kim di atas, semakin cerdas seseorang , semakin baik kemampuan    
          panca inderanya. Jika ingin cerdas, banyak-banyak berlatih dan belajar.

PBB Pramuka atau Peraturan Baris Berbaris serta Tata Cara Baris Berbaris

PBB Pramuka

Ada banyak contoh kegiatan dalam pramuka, baik PBB pramuka penegak, penggalang, maupun siaga, namun tetap pada posrsi masing-masing. Pada artikel penulis cilik ini, aku akan menjelaskan secara singkat tentang ini.

Apa itu Aba-Aba?

Pada Peraturan Baris Berbaris (PBB) selalu dimulai dengan aba-aba. Aba-aba adalah perintah dari seorang pemimpin pasukan atau komandan kepada pasukannya untuk melakukan sesuatu secara bersamaan.

Jenis aba-aba pramuka

  • Aba-aba petunjuk adalah penegasan maksud dari peringatan / pelaksanaan.
  • Aba-aba peringatan adalah Inti perintah untuk dilaksanakan tanpa ragu-ragu.
  • Aba-aba pelaksanaan adalah suatu petunjuk / peringatan dengan serentak atau berturut-turut, contoh:
    • GERAK adalah suatu perintah tanpa meninggalkan tempat, baik menggunakan tangan, kaki, atau anggota tubuh lain.
      • Contoh: Hormat, gerak!
    • JALAN adalah perintah yang dilakukan dengan meninggalkan tempat. Umumnya jika gerakan tidak jelas jaraknya maka didahului kata “maju”.
      • Contoh: Langkah tegap maju, jalan!
    • MULAI adalah perintah untuk dilakukan atau dikerjakan secara berturut-turut.
      • Contoh: Berhitung, mulai!

Cara memberikan aba-aba

Waktu memberikan aba-aba, pemimpin pasukan harus dalam kegiatan sikap sempurna dan menghadap pasukan, kecuali dalam keadaan tertentu.

Asyiknya Bermain Memindahkan Bola atau diistilahkan "Bom" Ala Pramuka 



Permainan memindahkan bom termasuk dalam kategori low game. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini adalah "tali" sebagai alat pemindah. Sedangkan bola sebagi bom-nya. Perintahnya sangat sederhana, satu regu sekitar delapan sampai sepuluh orang dapat berkhayal menjadi petugas penjinak bom yang ditugaskan untuk mengamankan suatu daerah dari ancaman bom. Bom harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman dengan menggunakan alat penjinak bom, mulai bom ada di tempatnya sampai dipindahkan, jika kena tangan bom meledak, jika terjatuh bom juga akan meledak. Cara atau tekhnik tergantung petugas penjinak.
Dengan berbagai teknik dan cara adik-adik berusaha melakukan tugas dan tanggung jawabnya, saat peluit dibunyikan, ketegangan dan keseruan permainan ini mulai terlihat, ada yang berteriak kala bola menggeliat akan menjatuhkan dirinya. Beberapa seolah mandor bangunan, ada pula yang takut-takut seru, khawatir bom akan meledak, walhasil semua bersorak-sorai manakala bom berhasil dipindahkan dengan baik. Ada senyum puas tersungging dari bibir kecil mereka.
Tarik Tambang
Tarik Tambang 
 adalah permainan antarregu yang memerlukan kekuatan juga kekompakan. Tarik tambang biasa dimainkan dalam perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Permainan populer ini tidak hanya dimainkan ketika lomba pada tanggal 17 Agustus saja tetapi juga dilombakan pada pekan-pekan kreativitas di sekolah.

Cara permainan

Jumlah peserta di pertandingan Tarik tambang yaitu ada 5 orang atau lebih dalam 1 regu
Pertandingan tarik tambang melibatkan dua regu, dengan 5 atau lebih peserta. Dua regu bertanding dari dua sisi berlawanan dan semua peserta memegang erat sebuah tali tambang. Di tengah-tengah terdapat pembatas berupa garis. Masing-masing regu berupaya menarik tali tambang sekuat mungkin agar regu yang berlawanan melewati garis pembatas. Regu yang tertarik melewati garis pembatas dinyatakan kalah.
Taktik permainan terletak pada penempatan pemain, kekuatan tarik dan pertahanan tumpuan kaki di tanah. Pada umumnya pemain dengan kekuatan paling besar ditempatkan di ujung tali, untuk menahan ujung tali saat bertahan atau menghentak pada saat penarikan.



Referensi :
http://kumpulanmateripramuka.blogspot.com/p/kim.html
https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-pramuka.html
https://www.penuliscilik.com/pbb-pramuka-atau-peraturan-baris-berbaris-serta-tata-cara-baris-        berbaris/
https://www.didikjatmiko.com/2018/01/asyiknya-bermain-memindahkan-bom-ala-pramuka.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Tarik_tambang

Acara Maulud Nabi Muhammad

Acara Maulud Nabi Muhammad Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw. yaitu pada 12 Rabiul Awal. Nabi Muhammad saw. ...